Tampilkan postingan dengan label cybersecurity. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cybersecurity. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Juni 2021

Kebijakan Kata Sandi yang Memadai

Salah satu kontrol keamanan Teknologi Informasi (TI) yang biasa diterapkan dalam perusahaan adalah kebijakan kata kunci (password).

Tetapi kebijakan password seperti apa yang dinilai sudah memadai?

Contoh aturan password yang rumit:

  1. Panjang minimal 8 karakter
  2. Memiliki huruf besar dan kecil
  3. Memiliki paling sedikit satu angka (contoh: 0-9)
  4. Memiliki paling sedikit satu simbol (contoh: !$%^&*()_+|~-=\`{}[]:";'<>?,/)

Kombinasi password yang rumit, bukan berarti anda akan lebih aman.

Gambar xkcd.com

Kekuatan Password

Password yang panjang tidak kebal dari cracking, tetapi lebih sulit ditebak oleh mesin dan lebih mudah diingat oleh manusia.

Sedangkan password yang pendek, menggunakan angka, simbol dan huruf besar/kecil lebih mudah ditebak oleh mesin dan lebih sulit diingat oleh manusia.

Pedoman Pembuatan Password

Password adalah komponen penting dari keamanan informasi. Password berfungsi untuk melindungi pengguna akun; Namun, password yang dibuat dengan buruk dapat menyebabkan sistem, data, atau jaringan ditembus oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Password yang kuat harus memiliki karakter yang panjang, semakin banyak karakter yang Anda miliki, semakin kuat password-nya.
  • Rekomendasi panjang minimal password: 14 karakter 
Disarankan menggunakan frasa sandi (passphrase), password yang terdiri dari beberapa kata.
  • Contoh: "Sudah waktunya untuk liburan”, karena passphrase lebih mudah diingat dan memenuhi persyaratan kekuatan.
Setiap akun harus harus memiliki password yang unik dan berbeda

Disarankan untuk menggunakan ‘Password Manager’, untuk memungkinkan pengguna menyimpan banyak password

Apabila memungkinkan, aktifkan juga penggunaan multi-factor authentication.

Pembuatan Password

Semua password tingkat pengguna dan tingkat sistem harus sesuai dengan Pedoman Pembuatan Password.

Pengguna harus menggunakan password yang unik dan terpisah untuk setiap akun terkait pekerjaan mereka. Pengguna tidak boleh menggunakan password terkait pekerjaan untuk akun pribadi mereka.

Akun pengguna yang memiliki hak tingkat sistem diberikan melalui keanggotaan grup (Misal grup Administrator) harus memiliki password yang unik dari semua akun lain yang dipegang pengguna tersebut untuk mengakses hak istimewa tingkat sistem. Sangat disarankan menggunakan multi-factor authentication untuk setiap akun istimewa.

Perubahan Password

Password harus diubah ketika ada alasan untuk meyakini password telah dicuri.

Password cracking atau guessing dapat dilakukan secara berkala atau acak oleh Tim Infosec/audit. Jika password berhasil ditebak atau dipecahkan, pengguna harus diminta untuk mengubahnya agar sesuai dengan Pedoman Pembuatan Password.

Perlindungan Password

Password tidak boleh dibagikan kepada siapa pun, termasuk supervisor dan rekan kerja. Semua password harus diperlakukan sebagai informasi rahasia dan sensitif.

Password tidak boleh dimasukkan ke dalam pesan email atau bentuk lain dari komunikasi elektronik, atau diungkapkan melalui telepon kepada siapa pun.

Password hanya dapat disimpan di “Password Manager" yang disahkan oleh organisasi.

Jangan menggunakan fitur "Ingat Kata Sandi“/”remember password” dari aplikasi (misalnya, web browser).

Setiap pengguna yang mencurigai bahwa password-nya mungkin telah dicuri harus melaporkan insiden tersebut dan mengubah semua password.

Pengembangan Aplikasi

Pengembang aplikasi harus memastikan bahwa aplikasi mereka mengandung tindakan pencegahan keamanan berikut ini:
  • Aplikasi harus mendukung otentikasi pengguna individual, bukan grup.
  • Aplikasi tidak boleh menyimpan password dalam teks yang jelas (clear text) atau dalam bentuk yang mudah dibalik.
  • Aplikasi tidak boleh mengirimkan password dalam clear text melalui jaringan.
  • Aplikasi harus menyediakan semacam manajemen peran, sehingga pengguna dapat mengambil fungsi orang lain tanpa harus mengetahui password orang lain.

Multi-Factor Authentication

Penggunaan multi-factor authentication sangat dianjurkan dan harus digunakan apabila memungkinkan, tidak hanya untuk akun yang terkait dengan pekerjaan tetapi juga akun pribadi.

Multi-factor authentication melibatkan penggunaan beberapa atau semua hal berikut ini:
  • Something you know (misal, password)
  • Something you have (misal, authentication token)
  • Something you are (misal, fingerprint, facial scan)

Strategi Pembuatan dan Perubahan Password

Berikut ini beberapa strategi yang perlu diingat oleh para pengguna pada saat membuat atau mengubah password:
  • Komunikasikan informasi dengan jelas tentang cara membuat dan mengubah password.
  • Komunikasikan persyaratan password dengan jelas.
  • Ijinkan setidaknya 64 karakter panjang password untuk mendukung penggunaan passphrase. Ijinkan pengguna untuk membuat password yang bisa dihafal selama yang mereka inginkan, menggunakan karakter apa pun yang mereka suka (termasuk spasi), sehingga memudahkan untuk dihafal.
  • Jangan memaksakan aturan komposisi lainnya (misal, campuran dari berbagai jenis karakter) pada password yang dihafal.
  • Jangan meminta password yang sudah dihafal diubah secara sewenang-wenang (misal, secara berkala) kecuali ada permintaan pengguna atau bukti bahwa password sudah dicuri.
  • Berikan umpan balik yang jelas, bermakna, dan dapat ditindaklanjuti ketika password yang dipilih ditolak (misal, ketika kata itu muncul di "daftar hitam" password yang tidak dapat diterima atau telah digunakan sebelumnya). Sarankan pengguna bahwa mereka perlu memilih password yang berbeda karena pilihan mereka sebelumnya biasa digunakan.

Karakteristik password/passphrase yang lemah

Password/passphrase yang lemah memiliki karakteristik sebagai berikut:
  • Hanya terdiri dari delapan (8) karakter atau kurang.
  • Berisi informasi pribadi seperti tanggal lahir, alamat, nomor telepon, nama anggota keluarga, hewan peliharaan, teman, nama perusahaan dan karakter fantasi.
  • Berisi pola angka seperti aaabbb, qwerty, zyxwvuts, atau 123321.

Referensi:

Senin, 22 Oktober 2018

Access RouterOS using Multi-Factor Authentication


With various data breach events happening in the world, we cannot rely solely on using username and password. Data breach is not only at the application level. Data breaches also occur in network devices such as MikroTik. We as network administrators must apply more security to the authentication of our MikroTik devices.


In reality there is many bad guys out there with powerful exploit and have tons of password dictionary, ready to attack your router.

Multi-Factor Authentication on RouterOS
MikroTik RouterOS support multi-factor authentication using password, SSH keys and source IP address. For detail configuration you could check my presentation document or video.


Reference:

Rabu, 17 Oktober 2018

Sertifikasi CCNA CyberOps

Sertifikasi CCNA CyberOps, salah satu sertifikasi Cisco yang fokus di desain, konfigurasi, dan analisa di operasional Security Operation Center (SOC).

CCNA CyberOps Overview
Topik CCNA CyberOps mencakup: Cybersecurity Fundamentals (Network Concepts, Security Concepts, Cryptography, Host-based Security Analysis, Security Monitoring, Attack Methods), dan Cybersecurity Operations (Endpoint Threat Analysis and Computer Forensics, Network Intrusion Analysis, Incident Response, Data and Event Analysis, Incident Handling).

DoD IA Approved Baseline Certifications
CCNA CyberOps juga masuk sebagai salah satu sertifikasi Department of Defense (DoD) Information Assurance (IA) Approved Baseline Certifications sebagai Cyber Security Service Provider (CSSP) Analyst dan CSSP Incident Responder.

Jumat, 12 Oktober 2018

Notifikasi Penggunaan Sistem

Contoh Notifikasi Penggunaan Sistem
Salah satu pengendalian dalam penggunaan sistem informasi, yaitu Notifikasi Penggunaan Sistem. Dengan menerapkan pengendalian ini Entitas dapat mengurangi risiko terhadap penyalahgunaan sistem informasi, dan dapat meningkatkan tingkat kesadaran pengguna sistem informasi.

Hal yang perlu diperhatikan dalam pengendalian ini adalah menampilkan notifikasi kepada pengguna sebelum memberikan akses ke sistem, yang menginformasikan privasi dan keamanan yang konsisten dengan hukum perundang-undangan yang berlaku, arahan, kebijakan, peraturan, standar, dan panduan yang menyatakan bahwa:

  1. Pengguna akan mengakses sistem informasi Entitas.
  2. Penggunaan sistem informasi dapat dipantau, direkam, dan dapat diaudit.
  3. Penggunaan yang tidak sah pada sistem informasi dilarang dan tunduk pada hukuman pidana dan perdata.

Notifikasi penggunaan sistem dapat diimplementasikan menggunakan pesan atau peringatan yang ditampilkan sebelum individu masuk ke dalam sistem informasi.

Contoh konfigurasi Notifikasi Penggunaan Sistem pada sistem operasi Windows menggunakan Registry Editor:
Computer\HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
Konfigurasi Regedit Notifikasi Penggunaan Sistem
Contoh konfigurasi Notifikasi Penggunaan Sistem pada sistem operasi Windows Server 2012 R2:
Ubah konfigurasi menggunakan fitur group policy “gpedit.msc”:
Computer Configuration\Policies\Windows Settings\ Security Settings\Local Policies\Security Options
  • Interactive logon: Message text for users attempting to log on
  • Interactive logon: Message title for users attempting to log on
Contoh konfigurasi Notifikasi Penggunaan Sistem pada sistem operasi Debian Linux 7:
Ubah konfigurasi file “/etc/ssh/sshd_config” untuk mengatur parameter sebagai berikut:
Banner /etc/issue.net
Banner/notifikasi digunakan untuk memperingatkan pengguna yang akan terhubung dari kebijakan Entitas terkait hak akses. Menyajikan pesan peringatan sebelum login kepada pengguna biasa. Hal ini dapat membantu penuntutan kepada pelanggar yang mengakses sistem informasi Entitas.

Referensi:

Senin, 30 Juli 2018

MikroTik Vulnerability - Please update your devices!

Harga yang terjangkau dan mempunyai fitur yang lengkap, mungkin itu yang selalu terbesit di benak kita pada saat menggunakan MikroTik. Sesuai dengan misi yang dimiliki oleh MikroTik "Our mission is to make existing Internet technologies faster, more powerful and afforable to wider range of users".
MikroTik Mission
Karena harga yang terjangkau dan fitur yang lengkap itulah pengguna MikroTik di Indonesia dan di dunia semakin banyak. Semakin banyak yang menggunakan, tentunya akan semakin dilirik oleh seorang aktor ancaman (threat actor) untuk menjadi targetnya. Sebagai contoh kasus VPNFilter, dan yang terbaru adanya vulnerability yang ditemukan pada WinBox.

Securityweek headline Vulnerability in MikroTik RouterOS
Tentunya vulnerability tersebut sudah diperbaiki pada RouterOS versi terbaru. Tapi berapa banyak sih dari kita yang rajin untuk melakukan update perangkat jaringan kita?

MikroTik Version Release
Vulnerability dan exploit di MikroTik RouterOS bukanlah hal yang baru, sampai dengan saat ini sudah terdapat 13 Common Vulnerabilities and Exposures (CVE) berdasarkan mitre.org dan 9 exploit berdasarkan exploit-db.com.

MikroTik Exploit
Anda bisa mengikuti panduan dari Manual:Securing Your Router untuk mengamankan router MikroTik Anda. Atau hubungi MikroTik Consultant untuk meminta saran.

Tidak ada sistem yang 100% aman, keamanan hanya berlangsung pada suatu waktu saja, untuk lebih aman anda harus bisa beradaptasi.

Referensi:

Kamis, 28 Juni 2018

Malware VPNFilter Terus berkembang

VPNFilter logo by Cisco's Talos Intelligence
Sebelumnya VPNFilter menyerang berbagai perangkat jaringan pada small and home office (SOHO) seperti Linksys, MikroTik, NETGEAR dan TP-Link serta perangkat network-attached storage (NAS) QNAP.

VPNFilter Targeted Device
Berdasarkan laporan dari Cisco's Talos Intelligence Group, sekarang VPNFilter juga menyerang perangkat lain seperti ASUS, D-Link, Huawei, Ubiquiti, UPVEL, dan ZTE.

VPNFilter New Target
Malware ini memiliki banyak kemampuan seperti mengambil data, membuat perangkat menjadi batu loncatan untuk masuk ke perangkat lain, memasukkan konten jahat pada trafik web tanpa sepengetahuan pengguna, bahkan juga memiliki kemampuan untuk merusak perangkat korban untuk menghilangkan jejak.

Referensi:

Kamis, 19 April 2018

Introduction to PenTest RSM

Introduction to Penetration Testing
Hari terakhir di RSM Indonesia, tidak lengkap rasanya kalau belum membagi sedikit ilmu bagi sesama konsultan. Tepatnya tanggal 28 Maret 2018, saya memberikan materi mengenai Introduction to PenTest (Penetration Testing).
Regulasi dan Compliance
Sesuai dengan kebutuhan perusahaan saat ini, baik karena regulasi ataupun karena ingin comply terhadap suatu standard. Penetration Testing menjadi hal yang wajib dilakukan oleh perusahaan. Salah satunya seperti regulasi dari OJK yaitu pada dokumen Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 38/POJK.03/2016 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 21/SEOJK.03/2017 tentang "Pedoman Penerapan Manajemen Risiko Dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum". Berikut kutipan dari dokumen No. 21/SEOJK.03/2017: "Pengujian penetrasi (penetration testing) terhadap jaringan intern dan ekstern secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun".
Metodologi Penetration Testing
Introduction to PenTest ini memberikan gambaran bagaimana melakukan pekerjaan Penetration Testing. Mulai dari tahap perencanaan, identifikasi, serangan, dan pelaporan. Sesuai dengan panduan dari dokumen NIST Special Publication 800-115 "Technical Guide to Information Security Testing and Assessment".
Beberapa Tools Penetration Testing
Tidak lengkap rasanya membahas Penetration Testing tanpa mencoba langsung hal teknis apa saja yang dilakukan pada saat melakukan Penetration Testing. Beberapa tools yang digunakan antara lain: Nmap, Netscan, Nessus, inSSIDer, Aircrack-ng, CainAbel dan Wireshark.
Peserta Introduction to PenTest RSM
Referensi:

Minggu, 05 November 2017

My CCNA Cyber Ops

CCNA Cyber Ops Logo
Finally achieved my Cisco Certified Network Associate Cyber Ops (CCNA Cyber Ops) Certification. I got this by completing 2 Cisco exams (210-250 SECFND & 210-255 SECOPS), self-paced e-learning and mentoring from Tech2000.

Cisco Global Cybersecurity Scholarship
All these luxuries I get it from Cisco Global Cybersecurity Scholarship. A scholarship program from Cisco to help close cybersecurity skills gap. CCNA Cyber Ops is aligned with the job role of a Security Operations Center (SOC) Security Analyst.

Didiet Kusumadihardja - CCNA Cyber Ops
My certificate verification No. 430094169552HOCI. Verify my certificate here.

Special Thanks to:

  • Cisco, who has entrusted me to Cybersecurity Scholarship.
  • Tech2000 Team (Dan Garfield, Daniel Krupicka, John Mauritz, and Jennifer Lacagnina), who has guided me with mentoring and coaching sessions.

Jumat, 16 Juni 2017

Template Kebijakan Keamanan Informasi

Oleh Didiet Kusumadihardja, Governance Risk Control Advisory, RSM Indonesia.
SANS Information Security Policy Templates

Saat kita bekerja di sebuah perusahaan dan mulai sadar akan pentingnya keamanan informasi, kita akan mulai bermain dengan membuat beberapa kebijakan terkait keamanan informasi.

Ilustrasi Clean Desk Policy

Find the Policy Template You Need
Temukan template kebijakan keamanan informasi yang anda butuhkan, terapkan di lingkungan kerja anda, dan atasi permasalahan cybersecurity anda.

Sumber:

Jumat, 26 Mei 2017

Serangan Cyber tanpa pandang bulu

Oleh Didiet Kusumadihardja, Governance Risk Control Advisory, RSM Indonesia.

Dampak WannaCry di salah satu Rumah Sakit di Indonesia
Seperti yang sudah kita alami akhir-akhir ini, dan mungkin masih hangat di telinga kita, Indonesia bahkan seluruh dunia mengalami serangan Cyber dengan skala yang cukup besar yaitu 230 komputer di 150 negara. 

Dampak WannaCry di Russian Railways Company
Tanpa melihat latar belakang perusahaan ataupun pribadi seorang pemilik komputer, serangan ini bisa terjadi terhadap siapa saja dan bahkan terhadap perangkat apapun seperti pada kasus serangan DDoS tahun 2016 lalu.

Pemadaman Internet akibat serangan DDoS ke perusahaan Dyn
Sebagian besar wilayah Amerika Utara dan beberapa bagian di Eropa tidak bisa menggunakan layanan Internet akibat kejadian ini.

Beberapa device korban Mirai Botnet yang melakukan serangan ke Dyn
Cek berita Incident WannaCry 12 Mei 2017 dan Incident Mirai Botnet 21 Oktober 2016. Akar permasalahan kedua ancaman tersebut diatas sebenarnya berasal dari permasalahaan yang cukup sederhana. Malas patch/update dan penggunaan default username password.

Tapi memang tidak ada solusi tunggal untuk menangani resiko di dunia cyber, resiko ini bervariasi dari satu daerah ke daerah lain, dari industri yang satu ke industri yang lain. Pendidikan adalah aspek terpenting dalam keamanan cyber. Anda dapat memiliki semua teknologi paling canggih, namun hanya membutuhkan satu kesalahan manusia untuk membuat perusahaan Anda rentan.

Gunakan pendidikan dan kesadaran keamanan cyber sebagai  pusat agenda pelatihan di perusahaan Anda, mulailah dengan anggapan bahwa Anda yang menjadi sasaran.

Sumber:

Selasa, 31 Januari 2017

Kompetisi Cyber Security Indonesia

Born to Control
Born To Control (BTC) adalah sebuah program dengan aktifitas terpadu untuk menjaring gladiator-gladiator muda di bidang Cyber security. Program ini digagas oleh Xynexis dan didukung sepenuhnya oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO)Penjaringan tentara Cyber Indonesia itu akan dilakukan mulai 30 Januari 2017. 


Pihak Born to Control akan menggelar roadshow di 10 kota yakni Jakarta, Yogyakarta, Palembang, Medan, Samarinda, Denpasar, Manado, Bandung, Makassar, dan Malang.

Sumber:

Senin, 30 Januari 2017

Information Security Triad

Information Security Triad
Information Security Triad
Information Security Triad / AIC Triad merupakan prinsip utama keamanan informasi.

Availability (Ketersediaan), adalah sebuah konsep untuk memastikan bahwa sistem dan data bisa diakses pada saat dibutuhkan. Hal ini sering dianggap sebagai lawan dari kehancuran atau kecelakaan (atau disengaja) terhapus. Ketersediaan dipengaruhi oleh kesalahan manusia, masalah kabel, bug aplikasi, kesalahan perangkat keras, kehilangan personel yang mahir, kode berbahaya dan berbagai macam ancaman yang dapat membuat sistem menjadi tidak dapat digunakan atau tidak dapat diandalkan. Konsep dari ketersediaan sering digunakan pada pentingnya sebuah data atau sistem dalam sebuah organisasi.

Confidentiality (Kerahasiaan), adalah sebuah konsep untuk melindungi kerahasiaan dan privasi informasi. Perlindungan ini bisa mencakup rahasia dagang, informasi pribadi, atau di beberapa kasus arus lalu-lintas data antara beberapa pihak. Kebutuhan akan hal ini makin meningkat sehubungan dengan adanya peraturan/regulasi dan harapan pelanggan akan perlindungan privasi mereka.

Integrity  (Keutuhan), adalah sebuah konsep untuk melindungi ketepatan pemrosesan informasi dan data dari modifikasi yang tidak tepat. Hal ini untuk memastikan data diproses dengan benar, dengan cara yang diharapkan dan ada kontrol yang baik untuk mencegah perubahan data baik disengaja atau tidak disengaja. Konsep ini berkaitan sangat erat pada sensitivitas data. Beberapa undang-undang di berbagai negara memiliki aturan untuk organisasi harus memastikan proses informasi mereka (khususnya informasi finansial) dapat dilaporkan secara tepat.


Sumber:
  • 2007. The Official (ISC)2 CISSP CBK Review Seminar. Student Handbook Version 7.0. Boston: Pearson Custom Publishing.

Rabu, 18 Januari 2017

Security Awareness

Stop Think Connect
Setiap orang dalam sebuah organisasi memiliki andil dalam menjaga keamanan informasi. Dengan memiliki berbagai perangkat keamanan informasi paling muktahir bukan menjadi jaminan bahwa organisasi anda sudah aman dari ancaman terhadap serangan keamanan informasi.

Trojan Horse
Perlu ada sosialisasi akan kesadaran keamanan informasi. Cukup dengan gambar-gambar lucu atau video singkat dapat merangsang setiap orang yang melihat menjadi lebih sadar akan keamanan informasi.

Beware of the Virus
Atau bahkan dengan sesi training/workshop/seminar khusus akan sosialisasi keamanan informasi dapat lebih membantu meningkatkan kesadaran keamanan informasi.


Anda mungkin akan mendapat hal yang menarik, bahwa tidak semua orang sadar akan bahaya keamanan informasi. Mulai dari orang yang sering bermain di area seputar teknologi informasi seperti application developer atau bahkan mungkin seorang manager sekalipun, bisa jadi mereka belum tau akan bahaya keamanan informasi.


Sumber:

Kamis, 12 Januari 2017

Penampakan Ransomware Cerber3 - September 2016

Salah satu ransomware yang cukup menarik di akhir tahun 2016 tepatnya di bulan September 2016. Cerber3 ransomware.

Cerber3 Google Trends Juni 2016 - Januari 2017
Seperti mengikuti trend, salah satu klien saya juga ternyata kedapatan Cerber3 ransomware. Berikut beberapa file yang sudah terinfeksi/di-encrypt oleh ransomware tersebut.

Cerber3 infected files
Pada setiap folder yang sudah terinfeksi ditemukan 3 buah README file yang berisi petunjuk untuk mendapatkan Cerber3 decryptor.

Cerber Ransomware Community
Layaknya sebuah bisnis online, mereka juga menyediakan berbagai pilihan bahasa, dan juga terdapat fitur captcha.

Cerber3 Language and Captcha
Tentunya untuk mendapatkan Cerber3 Decryptor, kita harus membayar sejumlah uang, dalam bentuk Bitcoin.

Cerber3 Ransom
Belum tau cara mendapatkan Bitcoin, mereka dengan senang hati memberikan rekomendasi berbagai situs untuk mendapatkan Bitcoin.

Cara membeli Bitcoin
Sumber:

Selasa, 01 November 2016

MikroTik as Low-Interaction HoneyPot


Menurut EC-Council ada 5 tahap dalam kegiatan hacking. Reconnaissance, Scanning, Gaining Access, Maintaining Access, dan Clearing Tracks. Apabila dianalogikan kegiatan tersebut seperti seorang pencuri yang mencoba masuk ke dalam rumah.

Hacking Phase Analogy
Analogi Tahap Hacking
Layaknya seorang pencuri, seorang hacker juga perlu mencari tau informasi sebanyak-banyaknya rumah yang akan dia serang. Berapa banyak pintu yang dimiliki rumah tersebut, dan seberapa kuat pintu rumah tersebut. Inilah proses yang dilakukan pada saat Reconnaissance dan Scanning. Setelah tau cara menjebol pintu, barulah hacker masuk ke dalam rumah (Gaining Access, Maintaining Access, dan Clearing Tracks).

Hacker Scanning Phase
Tentunya perlu ada interaksi langsung pada saat mencari informasi kekuatan pintu rumah, seperti bahan pintu yang digunakan dan kunci yang digunakan. Seperti pada contoh di atas: Telnet akan lebih mudah dibandingkan dengan SSH, begitu juga dengan Windows XP, akan lebih mudah dibandingkan dengan Windows 10.

Fools your enemy
Pada saat inilah kita sebagai network/system administrator dapat mengelabui pencuri tersebut dengan membuat pintu palsu, atau bahkan rumah palsu untuk menjebak si pencuri. Dengan perintah sederhana pada perangkat MikroTik kita bisa membuat pintu palsu, yang berfungsi layaknya sebuah Low-Interaction HoneyPot. 

Cek dokumentasi dan video lengkapnya di sini:

 Fools your enemy with MikroTik

Fools your enemy with MikroTik.